Sejarah Singkat Madrasah Aliyah Raudhatul Mujawwidin (pondok pesantren Raudhatul Mujawwidin)


 Madrasah Aliyah  Raudhatul Mujawwidin berdiri pada bulan juli tahun 2004 dibawah pengasuh pondok pesantren Raudhatul Mujawwidin yakni KH.M burhan jamil MY dan Hj.Ulil Azmi Dewi Chafsoh. Adapun kepala sekolah MA Pondok Pesantren Raudhatul Mujawwidin saat ini yaitu bpk H. Suyatno S.Pd. Madrasah Aliyah Raudhatul Mujawwidin merupakan sekolah setingkat SMA/sederajat, namun MA Raudhatul Mujawwidin menerapkan kurikulum integratif, yaitu kurikulum pesantren, kurikulum pemerintah (kemenag & diknas) dan kurikulum vokasi (kejuruan).

Pada awal pengembangannya Madrasah Aliyah Raudhatul Mujawwidin adalah madrasah aliyah sebagai mana umumnya kurikulum standar nasional (kurikulum dari kementrian agama RI) tanpa modifikasi hasilnya dapat di tebak, animo masyarakat untuk menyekolahkan ke MA Raudhatul Mujawwidin masih sangat rendah. maka pada tahun 2014 MA Raudhatul Mujawwidin berbenah diri dengan melakukan perombakan besar-besaran pada model kurikulumnya  salah satunya adalah dengan memunculkan penjurusan IPA & IPS, keagamaan ( MAK ).

Madrasah aliyah juga melakukan pengembangan kegiatan sekolah dengan enam kegiatan ketrampilan yang setiap santri harus mengikuti salah satu jenis keterampilan tersebut. Keenam keterampilan tersebut itu adalah keterampilan computer, tata busana, pengelasan, kaligrafi, kitab kuning, bahasa inggris, dan tahfidz. Alhamdulillah MA Raudhatul Mujawwidin sekarang bertambah satu jurusan yakni thakhosus (lebih mendalam ke kitab).  Jurusan IPA & IPS lama belajarnya selama tiga tahun, jurusan keagamaan ( MAK ) lama belajarnya selama empat tahun, tahun keempatnya pendalaman kitab turast (kitab kuning) dan pengabdian, dan jurusan thakhosus lama belajarnya selama tiga tahun. Pada tahun 2014-2015 jumlah pendaftar ke MA Raudhatul Mujawwidin meningkat dan kondisi seperti ini bertahan hingga sekarang. Terbukti pada tahun 2015-2016 jumlah santri di MA Raudhatul Mujawwidin sudah mencapai 330 santri.
Disadari atau tidak daya tarik MA Raudhatul Mujawwidin terletak pada kurikulumnya sekolah umum tetapi mengembangkan program kurikulum profesi yakni kurikulum keterampilan. Bentuk ini setahap demi setahap mulai diminimalisir agar jati diri MA Raudhatul Mujawwidin bisa setara dengan sekolah-sekolah umum yang unggul pada prestasi akademiknya bukan hanya semata-mata unggul dalam program ketrampilannya.
Tentu untuk mewujudkan impian menjadi sekolah yang sejajar dengan sekolah-sekolah unggulan, MA Raudhatul Mujawwidin terus berbenah kembali, melakukan modifikasi-modifikasi kurikulumnya kembali, melengkapi fasilitas-fasilitas pendukungnya, meningkatkan kompetensi guru pengajarnya salah satu komponen fasilitas pendukung peningkatan mutu santrinya adalah pengadaan laboratoriumilmu pengetahuan alam. Laboratorium ini sungguh memiliki peran cukup signifikan dalam memompa dan mendorong penajaman kompetensi santri terutama kompetensi santri dalam bidang sains dan teknologi.

Selain itu, di Pondok Pesantren Raudhatul Mujawwidin juga mewajibkan seluruh santrinya, termasuk santri Madrasah Aliyah untuk mukim atau berdomisili di pondok pesantren dengan harapan kurikulum yang dicangankan dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya. Sebagai lembaga unggulan Raudhatul Mujawwidin saat ini mempunyai visi dan misi serta tujuan yang mulia. (red: azy)

 


Sumber : http://ift.tt/2x3NuIk

Subscribe to receive free email updates: