Yang Teriak Islam Bertentangan dengan Pancasila, Dialah yang Sejatinya Ingin Mengubah Pancasila




  Yes  Muslim  - Ketua Pemuda Muslimin Indonesia, Muhtadin Sabily, merasa prihatin dengan munculnya gerakan Pancasila, NKRI dan UUD 1945. Sebab gerakan mereka kemudian menyalahkan pihak-pihak yang menurut mereka anti Pancasila dan intoleran.

Meski tidak menyebut secara spesifik pihak yang anti Pancasila dan intoleran, semua paham bahwa arahnya adalah umat Islam yang belakangan meminta pemerintah berlaku adil dan menegakkan hukum setegak-tegaknya.

“Islam dipertentangkan dengan Pancasila itu sendiri. Padahal sudah jelas Islam sama sekali tidak bertentangan dengan Pancasila. Yang menyebut itu (Islam bertentangan dengan Pancasila) adalah kelompok yang sejatinya ingin mengubah ideologi Pancasila,” tegas Billy kepada Aktual di sela-sela Konferensi Besar IV Pemuda Muslimin Indonesia di Jakarta, Sabtu (20/5).

Menurutnya, ajaran agama Islam tidak bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Oleh sebab itu salah kaprah jika ada pendapat yang beranggapan bahwa ajaran Islam tidak sesuai dengan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.

Gerakan Pancasila, NKRI dan UUD 1945 yang belakangan muncul ditekankan Billy tidak lebih hanya sebagai komoditas politik. Sebab dalam praktiknya kelompok mereka yang justru melakukan tindakan-tindakan diluar Pancasila dan UUD 1945.

Billy menyerukan agar pemerintah secara konsisten menjalankan Pancasila dan UUD ’45. Pasalnya, kehidupan berbangsa dan bernegara pasca reformasi justru mengarah pada paham liberal, termasuk dalam kehidupan ekonomi dan politik.

“Selama ini Pancasila dan UUD tidak pernah dijalankan secara konsisten. Pertanyaannya sampai kapan hal ini akan terus berlangsung. Liberalisasi ekonomi bertentangan dengan pancasila,” pungkasnya. [akt]



Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim - Portal Muslim Terupdate !



Subscribe to receive free email updates: